Senin, 05 Februari 2018

SISTEM OPERASI JARINGAN KELAS XII TKJ SEMESTER 2


BAB I

Administrasi Berbagi Sumber Daya Jaringan (Sharing Resource Dalam Jaringan)



Resource atau sumber daya merupakan semua perangkat keras atau sebuah virtual sistem yang terhubung ke sebuah sistem. Untuk sistem komputer memiliki beberapa resource seperti printer, memori, hard disk dan sebagainya. Resource yang tadi merupakan resource yang berupa perangkat keras. Untuk virtual sistem bentuk sumber daya (resource) berupa waktu cpu, file atau berupa koneksi jaringan.

Pengertian Resource Sharing adalah penggunaan perangkat keras secara bersama-sama oleh semua

prosesor yang ada. Resource sharing pada jaringan dapat dilakukan seperti sharing dan printer, fasilitas tersebut membuat seseorang dapat mengakses printer maupun  file yang ada dari komputer lain atau berbagi data dengan komputer yang satu dengan yang lain.

Kelebihan resource sharing

Esiensi : sistem operasi resource sharing memungkinkan sumber daya sistem komputer untuk digunakan dengan cara yang efisiensi dalam pembagian data.

Kemudahan : sistem operasi resource sharing membuat komputer lebih mudah dipakai dan memberikan kenyamanan untuk pengguna.

Kemampuan berevolusi : sistem operasi dalam resource sharing harus disusun sedemikian rupa sehingga memungkinkan pengembangan yang efektif, pengujian, dan penerapan fungsi-fungsi sistem yang baru tanpa mengganggu layanan yang telah ada.

Fungsi Sharing Resource

Dapat menggunakan sumber daya secara bersama-sama. Misalnya seorang pengguna yang berada di ratusan atau ribuan km jauhnya dari suatu data, tidak mendapatkan  kesulitan dalam mengguanakan data tersebut dan seolaholah data tersebut berada di dekatnya.

Tujuan Sharing Resource

Resource sharing bertujuan agar seluruh program, peralatan, khususnya data dapat digunakan oleh setiap orang yang ada pada jaringan tanpa terpengaruh oleh lokasi resource dan pemakai. jadi sharing resource adalah suatu usaha untuk menghilangkan kendala jarak.

BAB II


Keamanan Sistem Operasi Jaringan




Keamanan sistem operasi merupakan bagian masalah pada suatu keamaan sistem komputer dengan akses secara total yang telah menjadi bagian yang dapat meningkatkan kepentingannya sendiri.

Dalam jaringan komputer khususnya yang berkaitan dengan aplikasi yang melibatkan berbagai kepentingan akan banyak terjadi hal yang dapat mengganggu kestabilan koneksi jaringan komputer tersebut, baik yang berkaitan dengan hardware meliputi pengamanan fisik, sumber daya listrik maupun yang berkaitan dengan software yang meliputi sistem, konfigurasi, hak akses, dll.

Satu hal yang perlu diingat bahwa tidak ada jaringan komputer yang benar-benar aman. Sifat dari jaringan adalah melakukan komunikasi. Setiap komunikasi dapat jatuh ke tangan orang lain dan disalahgunakan. Sistem keamanan membantu mengamankan jaringan tanpa menghalangi penggunaannya dan menempatkan antisipasi ketika jaringan berhasil ditembus.

Ada beberapa gangguan yang terjadi pada keamanan sistem operasi jaringan diantaranya yang paling banyak dikenal adalah:

§  Hacking

Berupa perusakan pada infrastruktur jaringan yang sudah ada, misalnya perusakan pada sistem dari suatu server

§  Phising

Berupa pemalsuan terhadap data resmi dilakukan untuk hal yang berkaitan dengan pemanfaataanya.

§  Deface

Perubahan terhadap tampilan suatu website secara illegal.

§  Carding

Pencurian data terhadap identitas perbankan seseorang, misalnya pencurian kartu kredit.

§  Sniffing

Suatu pemantauan elektronik terhadap jaringan digital untuk mengetahui password atau data lainnya. Ada beragam teknik sniffing atau juga dikenal sebagai eavesdropping, yakni: shoulder surfing (pengamatan langsung terhadap display monitor seseorang untuk memperoleh akses), dumpster diving (mengakses untuk memperoleh password dan data lainnya), digital sniffing (pengamatan elektronik terhadap jaringan untuk mengungkap password atau data lainnya).

§  Spam

Penyalahgunaan sistem pesan elektronik (termasuk media penyiaran dan sistem pengiriman digital) untuk mengirim berita iklan dan keperluan lainnya secara massal. Spam menampilkan berita secara bertubi-tubi tanpa diminta dan sering kali tidak dikehendaki oleh penerimanya. Pada akhirnya, spam dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengguna situs web. Orang yang menciptakan spam elektronik disebut spammers.

§  Spoofing

Teknik yang digunakan untuk memperoleh akses yang tidak sah ke suatu komputer atau informasi dimana penyerang berhubungan dengan pengguna dengan berpura-pura memalsukan bahwa mereka adalah host yang dapat dipercaya.

§  SQL Injection

Jenis aksi hacking pada keamanan komputer di mana seorang penyerang bisa mendapatkan akses ke basis data di dalam sistem. SQL injection yaitu serangan yang mirip dengan serangan XSS dalam bahwa penyerang memanfaatkan aplikasi vektor dan juga dengan Common dalam serangan XSS.

§  DoS (Denial Of Service)

Jenis serangan terhadap sebuah komputer atau server di dalam jaringan internetdengan cara menghabiskan sumber (resource) yang dimiliki oleh komputer tersebut sampai komputer tersebut tidak dapat menjalankan fungsinya dengan benar sehingga secara tidak langsung mencegah pengguna lain untuk memperoleh akses layanan dari komputer yang diserang tersebut.

§  Social Engineering

Pemerolehan informasi atau maklumat rahasia/sensitif dengan cara menipu pemilik informasi tersebut. Social engineering umumnya dilakukan melalui telepon atau Internet. Social engineering merupakan salah satu metode yang digunakan oleh hacker untuk memperoleh informasi tentang targetnya.



§  Dll.



Jenis-Jenis Keamanan pada Sistem Operasi Jaringan

Jenis kejahatan komputer dapat digolongkan ke dalam beberapa jenis. Mulai dari jenis yang sangat berbahaya sampai ke jenis kejahatan yang hanya membuat pengguna jaringan kesal. Oleh sebab itu, Sistem keamanan sangat diperlukan untuk  pengguna agar nyaman dan aman!

Sebuah jaringan komputer harus memiliki untuk menghindari berbagai macam serangan oleh para hacker/cracker. Bagi para administrator jaringan pun harus jeli dalam menggunakan jenis sistem keamanan yang digunakan.

Nah ada berbagai jenis keamanan yang anda harus ketahui diantaranya:



1.    Keamanan Fisik

Keamanan Fisik menfokuskan pada strategi untuk mengamankan pekerja atau anggota organisasi, aset fisik, dan tempat kerja dari berbagai ancaman. Jenis keamanan fisik termasuk juga akses orang ke gedung serta perlatan dan media yang digunakan. Keamanan fisik ini meliputi seluruh sistem beserta peralatan, peripheral, dan media yang digunakan. Misalnya: Wiretapping : merupakan jenis Physical security yang berhubungan dengan akses ke kabel atau komputer yang digunakan, Pada proses wiretapping, penyadapan melakukan proses pengambilan data yang ditransmisikan pada saluran kabel komunikasi dengan menggunakan sambungan perangkat keras. 

Denial of service : Denial Of`Service biasanya membanjiri jaringan tersebut dengan pesan-pesan yang sangat banyak jumlahnya. Secara sederhana Denial Of Service memanfaatkan celah lubang keamanan pada protokol TCP/IP yang dikenal dengan Syn flood, yaitu sistem target yang dituju akan dibanjiri oleh permintaan yang sangat banyak jumlahnya (Flooding), sehingga akses jaringan menjadi sibuk.

2.    Keamanan Data dan Media

Merupakan jenis keamanan yang berhubungan dengan kelemahan dari software yang digunakan untuk memproses dan megelola data. Kejahatan ini dilakukan oleh seorang yang tidak bertanggung jawab dengan memasang backdoor atau meyebarkan virus atau trojan, dll. sehingga orang tersebut mendapatkan password atau hak akses yang bukan miliknya.

3.    Keamanan Dari Pihak Luar

Memanfaatkan faktor kelemahan atau kecerobohan dari orang menggunakan jaringan tersebut (klien) ini merupakan salah satu tindakan yang diambil oleh seorang hacker maupun cracker untuk dapat masuk pada sistem yang menjadi targetnya. Hal ini biasanya disebut Social Engineering. Social engineering merupakan tingkatan tertinggi dalam dunia hacking.

4.    Keamanan jaringan

Biasanya memanfaatkan celah atau port yang terbuka dll. dan pengamanan jaringan adalah dengan menggunakan firewall atau pun proxy yang digunakan untuk mem-filter user yang akan menggunakan jaringan.

5.    Keamanan Otorisasi Akses

Otorisasi akses adalah penggunaan password atau kata sandi jika kita ingin mengakses sesuatu di jaringan. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan hanya user tertentu saja yang diperbolehkan untuk mengakses jaringan.

6.    Keamanan Proteksi Virus

Virus adalah sebuah metode penyerangan sistem komputer dengan menggunakan sebuah program yang dapat membuat sistem kacau dan mengalami kerusakan. Virus sendiri bisa diatasi dengan menginstall antivirus pada komputer dan selalu update databasenya yang terbaru agar virus kekinian biar kedetect oleh antivirusnya.

7.    Keamanan Dalam Operasi

Merupakan jenis keamanan jaringan yang berhubungan dengan prosedur untuk mengatur dan mengelola sistem keamanan. Makanya harus dibentu SOP (Standar Operasional Prosedur).

Algoritma Keamanan pada Sistem Operasi Jaringan

Pengertian Algoritma, adalah suatu urutan dari beberapa langkah yang logis guna menyelesaikan masalah. Pada saat kita memiliki masalah, maka kita harus dapat untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan menggunakan langkah-langkah yang logis.



Beberapa macam algoritma diantaranya:

1. Algoritma Genetika (Genetic Algorithm, GA)

Algoritma Genetika pada dasarnya adalah program komputer yang mensimulasikan proses evolusi. Dalam hal ini populasi dari kromosom dihasilkan secara random dan memungkinkan untuk berkembang biak sesuai dengan hukum-hukum evolusi dengan harapan akan menghasilkan individu kromosom yang prima. Kromosom ini pada kenyataannya adalah kandidat penyelesaian dari masalah, sehingga bila kromosom yang baik berkembang, solusi yang baik terhadap masalah diharapkan akan dihasilkan. Algoritma genetika sangat tepat digunakan untuk penyelesaian masalah optimasi yang kompleks dan sukar diselesaikan dengan menggunakan metode yang konvensional. Sebagaimana halnya proses evolusi di alam, suatu algoritma genetika yang sederhana umumnya terdiri dari tiga operator yaitu: operator reproduksi, operator crossover (persilangan) dan operator mutasi.

2.    Divide and Conquer

Paradigma untuk membagi suatu permasalahan besar menjadi permasalahan-permasalahan yang lebih kecil.

3.    Dynamic programming

Paradigma pemrograman dinamik akan sesuai jika digunakan pada suatu masalah yang mengandung sub-struktur yang optimal dan mengandung beberapa bagian permasalahan yang tumpang tindih.

4.    Metode serakah

Sebuah algoritma serakah mirip dengan sebuah Pemrograman dinamik, bedanya jawaban dari submasalah tidak perlu diketahui dalam setiap tahap dan menggunakan pilihan "serakah" apa yang dilihat terbaik pada saat itu.

5.    Algoritma Greedy

ALgoritma greedy merupakan salah satu dari sekian banyak algoritma yang sering di pakai dalam implementasi sebuah system atau program yang menyangkut mengenai pencarian “optimasi” Di dalam mencari sebuah solusi (optimasi) algoritma greedy hanya memakai 2 buah macam persoalan Optimasi,yaitu: 1. Maksimasi (maxizimation) 2. Minimasi (minimization) Sekarang kita lanjut ke contoh soal yang aja ya..biar lebih enak membedakan antara soal mengenai optimasi/maksimasi dengan minimum/minimasi.

6.    Algoritma Dijkstra

Algoritma Dijkstra, (dinamai menurut penemunya, seorang ilmuwan komputer, Edsger Dijkstra), adalah sebuah algoritma rakus (greedy algorithm) yang dipakai dalam memecahkan permasalahan jarak terpendek (shortest path problem) untuk sebuah graf berarah (directed graph) dengan bobot-bobot sisi (edge weights) yang bernilai tak-negatif. Misalnya, bila vertices dari sebuah graf melambangkan kota-kota dan bobot sisi (edge weights) melambangkan jarak antara kota-kota tersebut, maka algoritma Dijkstra dapat digunakan untuk menemukan jarak terpendek antara dua kota. Input algoritma ini adalah sebuah graf berarah yang berbobot (weighted directed graph) G dan sebuah sumber vertex s dalam G dan V adalah himpunan semua vertices dalam graph G. Setiap sisi dari graf ini adalah pasangan vertices (u,v) yang melambangkan hubungan dari vertex u ke vertex v. Himpunan semua tepi disebut E. Bobot (weights) dari semua sisi dihitung dengan fungsi w: E [0, ∞) jadi w(u,v) adalah jarak tak-negatif dari vertex u ke vertex v. Ongkos (cost) dari sebuah sisi dapat dianggap sebagai jarak antara duavertex, yaitu jumlah jarak semua sisi dalam jalur tersebut. Untuk sepasang vertex s dan t dalam V, algoritma ini menghitung jarak terpendek dari s ke t.

7.    Algoritma Kriptografi

Algoritma kriptografi atau cipher , dan juga sering disebut dengan istilahsandi adalah suatu fungsi matematis yang digunakan untuk melakukan enkripsi dan dekripsi (Schneier, 1996). Ada dua macam algoritma kriptografi, yaitu algoritma simetris (symmetric algorithms) dan algoritma asimetris(asymmetric algorithms).

8.    Algoritma Random

Algoritma random sering dibutuhkan ketika membuat AI untuk musuh, misalnya untuk memunculkan pasukan musuh secara random. fungsi sederhana berikut ini digunakan untuk mencari nilai random dari bilangan antara min – max. var a = Math.floor(Math.random() * (max – min + 1)) + min; misalnya min = 1 dan max = 10, maka akan menghasilkan nilai random pada var a pada kisaran 1-10.



BAB III

Audit Server pada Sistem Operasi Jaringan



Pengertian Audit, Audit adalah suatu proses yang sistematik untuk mendapatkan dan mengevaluasi bukti secara objektif mengenai pernyataan-pernyataan mengenai kegiatan dan kejadian. Dengan tujuan untuk menentukan tingkat kesesuaian antara pernyataan-pernyataan tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan, serta menyampaikan hasil-hasilnya kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

Istilah audit sistem informasi umumnya digunakan untuk menjelaskan dua jenis aktivitas berbeda yang terkait dengan komputer, yaitu menjelaskan proses pengkajian ulang dan mengevaluasi pengendalian internal dalam sebuah sistem pemrosesan data elektronik.

Fungsi Audit Server

Fungsi audit tersedia dalam suatu paket GAS, yang didaftarkan dalam uraian sebagai berikut:

·                     Memisahkan data dari 

·                     Kalkulasi / perhitungan dengan data

·                     Melakukan perbandingan dengan data

·                     Peringkasan data

·                     Menyusun kembali data

·                     Pengumpulan data statistik

·                     Pencetakan konfirmasi permintaan, analisis dan keluaran lain.



Proses Audit Server



    Proses Audit dibagi menjadi 2 macam, yaitu :

A. Proses Auditing

    Tahapannya meliputi:

1. Perencanaan audit

2. Persiapan penilaian struktur pengendalian internal

3. Pengujian tahap pengendalian dari audit

4. Tahap pengujian substantif dari audit

5. Pelaporan audit.

B. Proses Audit Operasional Departemen Pemrosesan

Tahapannya meliputi :

1. Tahap Perencanaan Audit

    Penting bagi auditor memperoleh dan meninjau ulang latar belakang informasi atas unit, aktivitas,      atau fungsi yang akan diaudit. Auditor perlu mengumpulkan informasi dari klien untuk                   memperoleh suatu pemahaman menyangkut departemen DP dan sasaran hasilnya.

2. Tahap Survei Persiapan

     Survei ini membantu auditor untuk mengidentifikasi area permasalahan, area sensitif, dan operasi yang rumit atas kesuksesan audit dari departemen DP.

3. Tahap Audit yang Terperinci

     Kunci aktivitas untuk menguji dan mengevaluasi sepanjang tahap audit yang terperinci meliputi :

·                     organisasi menyangkut fungsi pengolahan informasi

·                     praktek dan kebijakan sumber daya manusia

·                     operasi komputer

·                     pertimbangan implementasi dan pengembangan sistem

·                     pengoperasian sistem aplikasi.

4. Pelaporan

     Pada penyelesaian dari audit operasional, suatu laporan dibagi-bagikan ke manajemen dan panitia audit perusahaan. Isi dari laporan ini bervariasi menurut harapan manajemen

5. Memeriksa apakah ada fungsi manajemen Jaringan yang kuat dengan otoritas untuk membuat standar dan prosedur

6. Memeriksa apakah tersedia dokumen mengenai inventarisasi peralatan Jaringan, termasuk dokumen penggantian peralatan

7. Memeriksa apakah tersedia prosedur untuk memantau network usage untuk keperluan

peningkatan kinerja dan penyelesaian masalah yang timbul

8. Memeriksa apakah ada control secara aktif mengenai pelaksanaan standar untuk aplikasiaplikasi

on-line yang baru diimplementasikan.

Hasil Audit Server

·                     Untuk memonitor setiap perubahan pada konfigurasi kemanan jaringan

·                     Untuk mengetahui siapa saja yang mengakses file-file tertentu.

·                     Untuk memonitor aktifitas dari sejumlah user jaringan

·                     Untuk menyimpan rekaman kegiatan login dan logout berdasarkan tanggal dan waktu



BAB IV


Konfigurasi Integrasi Sistem Operasi Jaringan


Pengertian

a. konfigurasi adalah pengaturan - atau proses pembuatan pengaturan - dari bagian bagian yang membentuk keseluruhan Konfigurasi Jaringan menggambarkan berbagai kegiatan yang berhubungan dengan membangun dan mempertahankan jaringan data.

b. Integrasi merupakan penyatuan unsur-unsur dari sesuatu yang berbeda atau beraneka ragam sehingga menjadi satu kesatuan dan pengendalian terhadap konflik atau penyimpangan dari penyatuan unsur-unsur tersebut.

c. Sistem operasi jaringan adalah sebuah jenis sistem operasi yang ditujukan untuk menangani jaringan. Jadi, Konfigurasi integrasi system operasi jaringan adalah konfigurasi yang dilakukan agar

antar sub sistem saling keterkaitan sehingga data dari satu sistem secara rutin dapat melintas, menuju atau diambil oleh satu atau lebih sistem yang lain.
Fungsi Integrasi Sistem Operasi Jaringan

Fungsi integrasi sistem operasi meliputi sebagai berikut :

1. Menghubungkan sejumlah komputer dan perangkat lainnya ke sebuah jaringan

2. Mengelola sumber daya jaringan

3. Menyediakan layanan

4. Menyediakan keamanan jaringan bagi multiple users

5. Mudah menambahkan client dan sumber daya lainnnya

6. Memonitor status dan fungsi elemen – elemen jaringan

7. Distribusi program dan update software ke client

8. Menggunakan kemampuan server secara efisien

9. Menyediakan tolerasi kesalahan



BAB V


Instalasi Software Monitoring Jaringan




Pengertian Monitoring Jaringan, adalah proses pengumpulan dan melakukan analisis terhadap data-data pada lalu lintas jaringan dengan tujuan memaksimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki Jaringan.


Monitoring jaringan ini merupakan bagian dari manajemen jaringan. Monitoring Jaringan dapat dibagi menjadi 2 bagian yaitu :


§   Connection Monitoring


Connection monitoring adalah teknik monitoring jaringan yang dapat dilakukan dengan melakukan tes ping antara monitoring station dan device target, sehingga dapat diketahui bila koneksi terputus.


§   Traffic Monitoring


Traffic monitoring adalah teknik monitoring jaringan dengan melihat paket aktual dari traffic pada jaringan dan menghasilkan laporan berdasarkan trafficjaringan.


Tujuan melakukan monitoring jaringan, adalah untuk mengumpulkan informasi yang berguna dari berbagai bagian jaringan sehingga jaringan dapat diatur dan dikontrol dengan menggunakan informasi yang telah terkumpul. Dengan begitu diharapkan jika terjadi touble atau permasalahan dalam jaringan akan cepat diketahui dan diperbaiki sehingga stabilitas jaringan lebih terjamin.

§   Menangkap informasi atau data paket yang dikirim dan diterima dalam jaringan komputer.

§   Mengetahui aktivitas yang teradi dalam jaringan komputer.

§   Mengetahui dan menganalisa kinerja jaringan komputer yang kita miliki seperti kecepatan akses/share data dan koneksi jaringan ke internet.

§   Mengamati keamanan dari jaringan komputer yang kita miliki.


Mengintip dan menganalisis aktifitas jaringan mengunakan Wireshark 

Apa itu Wireshark?

Wireshark merupakan salah satu software atau tool untuk pengawasan jaringan komputer, yang berfungsi untuk mengawasi dan memonitoring jaringan komputer kita, dapat menganalisis keseluruhan dalam jaringan komputer kita dan dari analisis jika terjadi masalah atau kesalahan dalam jaringan bisa segera diketahui dan bisa segera diatasi. Wireshark ini dapat melihat dan menyimpan informasi mengenai paket yang keluar dan masuk di dalam jaringan atau paket yang terkirim dan diterima. Wireshark banyak dipilih untuk digunakan karena tampilan grafisnya (GUI). Terkadang ketika kita ingin mengetahui segala aktivitas dan kegiatan yang terjadi pada jaringan kita, kita dapat melihatnya dengan menggunakan wireshark ini, karena kita bisa melihatnya secara detail.



BAB VI


Manajemen Traffic dan Bandwidth Pada Jaringan


Manajemen Traffic pada jaringan adalah suatu usaha mengontrol traffic jaringan sehingga bandwidth lebih optimal dan performa network lebih terjamin.

Manajemen Bandwidth pada jaringan adalah suatu istilah yang ditujukan pada suatu subsistem antrian packet dalam/pada suatu jaringan atau network devices.
Manajemen Bandwidth pada jaringan

Bandwidth adalah besaran yang menunjukkan seberapa banyak data yang dapat dilewatkan dalam koneksi melalui sebuah network. Istilah ini berasal dari bidang teknik listrik, di mana bandwidth yang menunjukkan total jarak atau berkisar antara tertinggi dan terendah sinyal pada saluran komunikasi (band).

Jenis - jenis bandwidth Terdapat dua jenis bandwidth yaitu :

1. Digital Bandwidth:

   Digital Bandwidth adalah jumlah atau volume data yang dapat dikirimkan melalui sebuah saluran komunikasi dalam satuan bits per second tanpa distorsi. 

2. Analog Bandwith:

   Analog Bandwidth adalah perbedaan antara frekuensi terendah dengan frekuensi tertinggi dalam sebuah rentang frekuensi yang diukur dalam satuan Hertz (Hz) atau siklus per detik, yang menentukan berapa banyak informasi yang bisa ditransimisikan dalam satu saat.

Management Bandwidth Management Bandwith, adalah suatu alat yang dapat digunakan untuk management dan mengoptimalkan berbagai jenis jaringan dengan menerapkan layanan Quality Of Service (QoS) untuk menetapkan tipe-tipe lalulintas jaringan. sedangkan QoS adalah kemampuan untuk menggambarkan suatu tingkatan pencapaian didalam suatu sistem komunikasi data.

    Maksud dari manajemen bandwidth ini adalah bagaimana kita menerapkan pengalokasian atau pengaturan bandwidth dengan menggunakan sebuah PC Router Mikrotik. Manajemen bandwith memberikan kemampuan untuk mengatur Bandwidth jaringan dan memberikan level layanan sesuai dengan kebutuhan dan prioritas sesuai dengan permintaan pelanggan.

Menguji hasil manajemen bandwidth pada jaringan
BitMeter

software untuk melihat/mengecek berapa kecepatan upload dan download dari koneksi internet anda baik untuk paket unlimited ataupun kuota yang anda beli dari ISP pilihan anda. kecepatan upload dan download

§   NetTraffic

untuk monitor kecepatan internet yang ditampilkan kedalam bentuk grafik pekaian perhari/bulanan dan tahunan yang memudahkan anda untuk mengetahui dan mengukur dengan tepat kecepatan dan berapa banyak pemakaian bandwidth internet anda.

§   SpeedConnect Internet Accelerator

selain menjadi internet/bandwidth meter software ini juga mampu mengoptimalkan koneksi internet dan meningkatkan kecepatan internet anda, browsing, download dan online game jadi lebih cepat.

§   NetSpeedMonitor

Seperti namanya, software NetSpeedMonitor untuk memonitor kecepatan koneksi internet upload dan download serta fungsi lain seperti catatan/log berapa banyak bandwidht yang anda habiskan perhari atau bulanan. pake software ini koneksi internet paket kuota anda akan jadi lebih terjaga dan terkontrol.

§   FreeMeter

Simple, ringan dan mengerjakan tugasnya adalah gambaran dari software FreeMeter dengan ukuran file 120KB software ini sudah cukup untuk kamu jadikan sebagai alat untuk mengukur kecepatan koneksi internet, banyaknya bandwidth yang terpakai, ping utility, trace route dll dalam satu paket.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar